Manfaat dari Terapi Air Hangat
Terapi air hangat atau pool therapy merupakan jenis pengobatan yang menggunakan air hangat sebagai medianya. Salah satu caranya adalah dengan berendam di air hangat. Terapi ini memiliki segudang manfaat lain untuk tubuh yang akan kami bahas pada artikel ini.
Salah satu manfaat yang paling dikenal dari terapi ini adalah untuk mengatasi masalah persendian. Misalnya pada penderita arthritis, terapi air hangat dapat membantu meredakan nyeri akibat peradangan sendi. Hal ini karena daya apung yang diberikan saat terapi tersebut dapat menurunkan bobot tubuh, sehingga mengurangi beban dan tekanan pada sendi.
Selain mengurangi masalah persendian, berikut ini adalah manfaat-manfaat lain dari mandi air hangat :
Melancarkan sirkulasi darah
Salah satu manfaat yang bisa Anda peroleh dari terapi air hangat adalah lebih lancarnya sirkulasi darah. Pasalnya, air hangat mampu melebarkan pembuluh darah, sehingga aliran darah akan lebih lancar.
Dengan sirkulasi darah yang lancar, sel dan jaringan dapat memperoleh pasokan nutrisi yang cukup dan Anda pun akan terhindar dari risiko penyakit yang berhubungan dengan penyumbatan pembuluh darah.
Meningkatkan kualitas tidur
Manfaat lain yang bisa Anda dapatkan dari terapi air hangat adalah meningkatkan kualitas tidur. Pasalnya, setelah melakukan terapi air hangat suhu tubuh akan menurun lebih lambat, sehingga Anda menjadi lebih rileks. Tubuh yang rileks akan memudahkan Anda tertidur dan bisa membuat tidur Anda lebih nyenyak.
Detoksifikasi
Terapi air hangat juga bisa digunakan sebagai detoksifikasi alami. Saat Anda melakukan terapi tersebut, hormon dan sistem endokrin akan aktif sehingga memicu tubuh mengeluarkan keringat lebih banyak. Jangan lupa bahwa keringat adalah salah satu mekanisme pengeluaran racun dari dalam tubuh.
Selain berbagai manfaat terapi air hangat yang sudah dijelaskan di atas, prosedur ini juga berguna untuk meredakan pembengkakan dan peradangan. Guna mendapatkan manfaat terapi air hangat secara maksimal, disarankan untuk berendam setidaknya selama 20 menit. Agar terhindar dari dehidrasi, dianjurkan untuk minum air sebelum dan sesudah melakukan terapi ini.
Walaupun memiliki segudang manfaat, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum menjalani terapi air hangat, yaitu :
Suhu yang tepat
Suhu air yang disarankan saat Anda melakukan terapi air hangat adalah 33-37 derajat Celsius. Suhu di atas 40 derajat Celsius dianggap memilik efek buruk bagi tubuh. Bila Anda memiliki masalah pada sistem kardiovaskular, suhu air yang terlalu tinggi juga dapat memberikan tekanan dan beban kerja tambahan pada jantung.
Bergerak lebih baik
Terapi air hangat akan memberikan hasil yang lebih baik jika Anda tetap bergerak selama menjalani terapi ini. Hal ini karena gerakan dapat meningkatkan aliran darah ke otot-otot dan sendi yang kaku. Jadi, usahakan untuk tetap bergerak saat berendam.
Terapi air hangat dapat memberikan beragam manfaat bagi kesehatan, selain juga membuat pikiran lebih rileks. Namun jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang menjalani pengobatan medis, konsultasikan dulu dengan dokter sebelum menjalani terapi air hangat.
Ecohomes adalah e-commerce B2B proyek dengan konsep ramah lingkungan yang melayani bahan bangunan, interior, dan furnitur mulai dari skala kecil sampai besar. Apabila anda ingin memulai kebiasaan rutin mandi dengan air hangat secara berkala, anda dapat membeli produk Wika Solar Water Heater dari PT Mila & Juniors yang saat ini sudah tersedia dan dapat dipesan melalui website Ecohomes.
Dengan membawa konsep ramah lingkungan, kami juga mengajak kepada semua pembaca untuk selalu menjaga kesehatan dan kondisi tubuh. Karena untuk menjaga lingkungan agar tetap sehat, harus dimulai dari jiwa dan raga yang sehat dan kuat.
Artikel ini disediakan oleh penulis lepas independen dari slotogate.com.
Follow Instagram @ecohomes.id
Sumber Referensi PT Mila & Juniors│ gambar Sehatq
Related Posts
Lantai Engineered Oak vs Teak: Mana yang Cocok untuk Rumah Kamu?
Lantai engineered wood semakin populer di Indonesia karena lebih stabil dibandingkan…
Lanjut
Daerah Rawan Gempa? Pemilihan Material Jadi Kunci Rumah Aman
Membangun rumah di Indonesia tidak bisa dilepaskan dari risiko gempa bumi.…
Lanjut
Rumah Modular dan Prefabrikasi: Solusi Hunian Tahan Gempa di Indonesia
Indonesia sebagai negara rawan gempa menuntut pendekatan baru dalam membangun hunian.…
Lanjut
Cuaca Makin Panas? Ini Furnitur Yang Bikin Rumah Tetap Sejuk
Cuaca panas ekstrem yang belakangan ini sering viral di Indonesia membuat…
Lanjut
Simple Woodworking DIY yang Lagi Viral untuk Interior Rumah Estetik & Fungsional
Tren simple woodworking DIY kembali viral di media sosial, terutama di…
Lanjut
Material Rumah Tropis Modern yang Awet & Hemat Biaya, Pilihan Favorit Saat Ini!
Banyak rumah tropis modern terlihat mahal di awal, tapi justru boros…
Lanjut
Produk Ramah Lingkungan 2026: Material, Furnitur, dan Interior yang Berkelanjutan
Tren “beli sekali, pakai lama” kini semakin kuat di dunia bahan…
Lanjut
RPC: Beton Masa Depan yang Lebih Kuat, Lebih Tipis, dan Lebih Efisien
Reactive Powder Concrete (RPC) atau Ultra-High-Performance Concrete (UHPC) menjadi salah satu…
Lanjut
CLT: Teknologi Kayu Modern yang Mengubah Industri Konstruksi Dunia
Cross-Laminated Timber (CLT) kini menjadi primadona di Eropa, Amerika, dan Jepang…
Lanjut
Hempcrete: Material Ramah Lingkungan yang Mulai Menguasai Eropa, Indonesia Siapkah Mengadopsinya?
Hempcrete, campuran serat hemp dan kapur, menjadi salah satu material paling…
Lanjut
Tinggalkan Balasan