Ecohomes

Ecohomes

0

Wishlist

0

Keranjang

Shopping Cart

Close

Akun

Pilih Kategori
  • BAHAN BANGUNAN
    • INTERIOR
      • FURNITUR
        • RAMAH LINGKUNGAN
        • Promo
        • Artikel
        • Mitra
          • Minta Penawaran
          • Ajukan Pinjaman
          Masuk / Daftar

          Akun

          0

          Wishlist

          0

          Keranjang

          Rp 0

          Shopping Cart

          Close

          Tidak ada produk di keranjang.

          BerandaLifestyleArchitecture LifestylePRODUK ARSITEKTUR LOKAL KENAPA DIPANDANG SEBELAH MATA?

          PRODUK ARSITEKTUR LOKAL KENAPA DIPANDANG SEBELAH MATA?

          in Architecture Lifestyle, Arsitektur, Bahan Bangunan, Ecofriendly, GREEN, Green Building, Green Product, Lifestyle, Tips

          Pada jaman sekarang memiliki rumah yang bagus itu menjadi Impian dari semua orang. Kesan megah dan mewah dari tampak segala sisi rumah tersebut menjadi salah satu keiginan banyak orang. Rumah megah yang menjadi banyak favorit orang tersebut asalnya dibangun dari pondasi material pilihan yang terbaik. Material yang digunakan bisa banyak mengambil dari bahan produk buatan dalam negeri dan juga luar negeri. Produk buatan luar negeri selalu menjadi incaran banyak orang untuk menjadi pondasi bangun dari rumah mereka. Banyak orang masih menganggap produk buatan dari luar negeri lebih baik daripada buatan dalam negeri.

          Secara bahan, kualitas produk dalam negeri banyak yang lebih baik dari bahan impor. Banyak pemikiran orang seperti ini karena menganggap produk lokal itu dibilang ketinggalan jaman dan juga daya tahannya tidak awet. Padahal kualitas produk material lokal terbukti dengan betapa tangguhnya rumah tradisional yang tahan hingga ratusan tahun tanpa retak. Jangan memiliki keinginan memakai bahan material yang modern dan kekinian, tapi tidak memperhitungkan dari faktor keawetannya juga.

          Produk material lokal seperti kayu jati saja memiliki ketahanan dan keawetan bertahan hingga 100 tahun lebih. Bahkan ketahanan dari kayu jati ini semakin kuat seiring waktu berjalan. Tidak hanya soal keawetannya, tetapi kayu jati memiliki ketahanan terhadap rayap dan juga tahan terhadap berbagai cuaca.

          Lalu ada Bambu, material lokal yang paling ramah lingkungan dengan kekuatan setara dengan baja dalam hal kekuatan tarikannya. Bambu juga memiliki kelembapan yang tinggi, jadi bambu memiliki keungulan dalam hal kelenturan. Bambu dengan teksturnya elastis, menjadikan struktur bambu mempunyai ketahanan yang tinggi baik untuk tahan terhadap angin maupun gempa.

          Batu Alam, salah satu produk material lokal yang istimewa ini memiliki tampilan yang alami dan elegan, daya tahan, dan keunikan yang beda. Batu Alam memiliki keindahan alamiah yang sulit ditandingi oleh buatan manusia. Setiap batu memilik warna, pola, dan tekstur unik menciptakan karakteristik khusus. Batu Alam dikenal kuat dan tahan lama, mampu menghadapi segala cuaca ekstrem, beban yang berat,dan perubahan waktu.

          Dari ketiga produk material lokal tersebut, jadi bisa dibuktikan bahwa kualitas, ketahanan, maupun secara estetika lebih baik dari produk luar negeri. Sekarang tinggal memberikan Solusi dan edukasi desain lokal yang modern dengan cara bisa berkolaborasi dengan arsitek muda dengan menggunakan material lokal dan desain kekinian, promosi nilai tambah bahan lokal: tahan lam dan estetis, dan yang terakhir mulai investasi lebih di riset material lokal agar bisa bersaing global.

          Frank Gehry seorang arsitek legendaris Kanada-Amerika pernah berkata “Setiap material punya cerita. Tinggal bagaimana kita mendengarnya”. Memilih produk material lokal itu bukan soal masalah bahan maupun gengsinya, tetapi soal apreasiasi dari banyak orang. Dalam memilih bahan material tidak butuh selalu impor kalau produk lokal saja sudah cukup kuat, indah, dan ramah lingkungan.jadi mau tetap skeptis atau mulai bangga?

          Tags: arsitekturBahan bangunankayumaterialrumah
          Share this post:
          Previous PostTIPS MEMILIH ARSITEK UNTUK RUMAH IMPIANMU DI 2026
          Next PostWATER HEATER LISTRIK: PANAS-PANAS BIKIN NYAWA MELAYANG!

          Related Posts

          by Ecohomes | 14/02/2026

          Mengapa Green Building Masih Menjadi Tantangan Besar di Indonesia?

          in Architecture Lifestyle, Arsitektur, Ecofriendly, GREEN, Green Building, Green Product, Hobbies, Lifestyle

          Green Building semakin sering dibicarakan dalam industri properti dan konstruksi di…

          Lanjut
          by Ecohomes | 14/02/2026

          Lantai Engineered Oak vs Teak: Mana yang Cocok untuk Rumah Kamu?

          in Architecture Lifestyle, Bahan Bangunan, Ecofriendly, GREEN, Green Product, Hobbies, INTERIOR, Lifestyle, PROMO, Tips

          Lantai engineered wood semakin populer di Indonesia karena lebih stabil dibandingkan…

          Lanjut
          by Ecohomes | 07/02/2026

          Daerah Rawan Gempa? Pemilihan Material Jadi Kunci Rumah Aman

          in Architecture Lifestyle, Arsitektur, Bahan Bangunan, Ecofriendly, GREEN, Green Building, Green Product, Lifestyle, Tips

          Membangun rumah di Indonesia tidak bisa dilepaskan dari risiko gempa bumi.…

          Lanjut
          by Ecohomes | 07/02/2026

          Rumah Modular dan Prefabrikasi: Solusi Hunian Tahan Gempa di Indonesia

          in Architecture Lifestyle, Arsitektur, Bahan Bangunan, Ecofriendly, GREEN, Green Building, Green Product, Lifestyle, Tips

          Indonesia sebagai negara rawan gempa menuntut pendekatan baru dalam membangun hunian.…

          Lanjut
          by Ecohomes | 10/01/2026

          Cuaca Makin Panas? Ini Furnitur Yang Bikin Rumah Tetap Sejuk

          in Architecture Lifestyle, Ecofriendly, GREEN, Green Building, Green Product, Hobbies, INTERIOR, Lifestyle, Tips

          Cuaca panas ekstrem yang belakangan ini sering viral di Indonesia membuat…

          Lanjut
          by Ecohomes | 10/01/2026

          Simple Woodworking DIY yang Lagi Viral untuk Interior Rumah Estetik & Fungsional

          in Architecture Lifestyle, Bahan Bangunan, Ecofriendly, GREEN, Green Building, Green Product, Hobbies, INTERIOR, Lifestyle, Tips

          Tren simple woodworking DIY kembali viral di media sosial, terutama di…

          Lanjut
          by Ecohomes | 10/01/2026

          Material Rumah Tropis Modern yang Awet & Hemat Biaya, Pilihan Favorit Saat Ini!

          in Architecture Lifestyle, Arsitektur, Bahan Bangunan, Ecofriendly, GREEN, Green Building, Green Product, Hobbies, INTERIOR, Lifestyle, Tips

          Banyak rumah tropis modern terlihat mahal di awal, tapi justru boros…

          Lanjut
          by Ecohomes | 10/01/2026

          Produk Ramah Lingkungan 2026: Material, Furnitur, dan Interior yang Berkelanjutan

          in Architecture Lifestyle, Arsitektur, Bahan Bangunan, Ecofriendly, GREEN, Green Building, Green Product, INTERIOR, Lifestyle, Tips

          Tren “beli sekali, pakai lama” kini semakin kuat di dunia bahan…

          Lanjut
          by Ecohomes | 13/12/2025

          RPC: Beton Masa Depan yang Lebih Kuat, Lebih Tipis, dan Lebih Efisien

          in Arsitektur, Bahan Bangunan, Ecofriendly, GREEN, Green Building, Green Product, Tips

          Reactive Powder Concrete (RPC) atau Ultra-High-Performance Concrete (UHPC) menjadi salah satu…

          Lanjut
          by Ecohomes | 06/12/2025

          CLT: Teknologi Kayu Modern yang Mengubah Industri Konstruksi Dunia

          in Arsitektur, Bahan Bangunan, Ecofriendly, GREEN, Green Building, Green Product, Tips

          Cross-Laminated Timber (CLT) kini menjadi primadona di Eropa, Amerika, dan Jepang…

          Lanjut

          Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

          Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

          Layanan Pelanggan

          • Konfirmasi Pembayaran
          • FAQ – Pengguna
          • Syarat & Ketentuan Pengguna
          • Hubungi kami

          Tentang kami

          • Tentang Ecohomes
          • Tentang AZ Group
          • Karir

          Follow Us

          Copyright © 2021 Ecohomes.id. All Rights Reserved.

          • Terms Of Use
          • Privacy Policy
          Social Media
          ✕