Ecohomes

Ecohomes

0

Wishlist

0

Keranjang

Shopping Cart

Close

Akun

Pilih Kategori
  • BAHAN BANGUNAN
    • INTERIOR
      • FURNITUR
        • RAMAH LINGKUNGAN
        • Promo
        • Artikel
        • Mitra
          • Minta Penawaran
          • Ajukan Pinjaman
          Masuk / Daftar

          Akun

          0

          Wishlist

          0

          Keranjang

          Rp 0

          Shopping Cart

          Close

          Tidak ada produk di keranjang.

          BerandaTipsCARA YANG BISA DILAKUKAN UNTUK MENCEGAH BANJIR PADA MUSIM HUJAN

          CARA YANG BISA DILAKUKAN UNTUK MENCEGAH BANJIR PADA MUSIM HUJAN

          in Tips

          Memasuki bulan terakhir setiap tahun, curah hujan semakin tinggi. Beberapa dataran banjir di seluruh Indonesia mulai tenggelam. Banjir bisa menjalar ke daerah-daerah yang belum pernah kebanjiran, termasuk daerah rumah.


          Lakukan langkah-langkah berikut untuk mencegah banjir memasuki rumah Anda sesegera mungkin. Kebiasaan yang dibentuk oleh Anda dan orang-orang di sekitar Anda bisa efektif mencegah bencana ini sampai ke rumah Anda. Berikut beberapa cara pencegahan banjir di lingkungan tempat tinggal.


          Pembuatan resapan dan sumur biopori

          Cara pencegahan banjir selanjutnya adalah dengan membuat lubang permeabel berupa sumur atau bipori. Lubang-lubang yang dibuat dapat memungkinkan air hujan lebih mudah jatuh ke tanah atau dapat dibuang langsung ke saluran drainase.


          Membuat sumur rembesan membutuhkan lebih banyak energi dan uang, karena tanah harus dibor dan digali sampai kedalaman yang cukup besar. Sedangkan cara praktisnya adalah dengan membuat lubang kecil yang dangkal, yaitu spora biologis.


          Semakin banyak bio-hole di halaman, semakin aman rumah dari banjir. Selain bermanfaat sebagai sarana resapan, biopori juga dapat menjadi wadah pembuatan kompos yang bermanfaat.


          Menggunakan paving pada halaman

          Sebuah rumah harus memiliki area terbuka sebagai sarana untuk menyerap hujan atau air lainnya. Oleh karena itu, tidak disarankan untuk menutupi seluruh permukaan depan rumah atau garasi dengan lantai aspal atau keramik. Sebaiknya gunakan paving stone atau grass block yang di tengahnya berlubang. Selain kemampuannya untuk membantu menyerap air di dalam tanah, penggunaan paver untuk area parkir juga tahan lama dan kuat.

           
          Jangan tutup Selokan

          Perkembangan pembangunan jalan yang tidak seimbang dengan jumlah kendaraan sering kali menyebabkan masyarakat dengan sukarela menutup Solokan untuk memanfaatkan lahan tersebut untuk kendaraan. Hal ini tentu saja akan menggenangi air hujan secara permanen sehingga bisa meresap ke dalam rumah. Jadi, jangan pernah menutup tutup di depan rumah agar air bisa masuk dan mengalir ke sungai dan kali. Hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah membersihkan saluran pembuangan atau sumbat secara teratur, secara mandiri atau dengan tetangga.

           
          Menaikkan permukaan rumah Anda

          Ini adalah cara yang bagus jika Anda sedang merenovasi rumah Anda. Karena meninggikan permukaan rumah akan memakan banyak biaya jika tidak dilakukan bersamaan dengan proses renovasi lainnya. Selain itu, prosesnya yang cukup lama dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Namun solusi ini sangat efektif dalam mencegah banjir jika rumah terletak lebih rendah dari permukaan jalan.


          Membuang Sampah Pada Tempatnya

          Seperti yang kita ketahui bersama, salah satu penyebab banjir berasal dari masyarakat itu sendiri, yaitu kebiasaan membuang sampah ke selokan dan sungai. Untuk mengubah kebiasaan ini tentunya harus dimulai dari diri sendiri dan lingkungan rumah. Anda harus mulai mendisiplinkan diri sendiri dan anggota keluarga untuk membuang sampah rumah tangga di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Anda harus membiasakan diri, terutama jika tidak ada pemulung di lokasi.


          Cara Mengatasi Genangan Air dengan Menanam Pohon

          Tidak dapat disangkal bahwa keberadaan pohon di rumah-rumah di perkotaan semakin berkurang. Bahkan keberadaan pohon besar di dalam rumah bisa membantu menyerap air hujan. Oleh karena itu, sebaiknya Anda juga mulai menanam tanaman yang memiliki daya serap air yang tinggi. Beberapa contohnya adalah pacar air, pohon tetangga, kenanga dan pohon mangga di pekarangan. Semoga informasi dan saran yang kami berikan dapat bermanfaat untuk mencegah banjir masuk ke rumah.

          Itulah beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk mencegah banjir pada musim hujan. Kalau mau belanja kebutuhan proyek untuk eksterior maupun interior, Anda bisa belanja di ecohomes.id, e-commerce khusus proyek untuk kebutuhan bahan bangunan, interior dan furnitur. Selain itu dilengkapi juga dengan produk-produk ramah lingkungan yang sudah bersertifikat.

          Follow Instagram @ecohomes.id

          Sumber Referensi 99.co

          Tags: Bahan bangunanbanjirecohomesfurniturinteriorrumahtips
          Share this post:
          Previous PostTIPS MEMILIH CAT TEMBOK YANG BAGUS, BERKUALITAS DAN TAHAN LAMA
          Next PostCARA MEMILIH PRODUK DAN MATERIAL BAHAN BANGUNAN RAMAH LINGKUNGAN YANG BAGUS DAN BERKUALITAS

          Related Posts

          by Ecohomes | 14/02/2026

          Lantai Engineered Oak vs Teak: Mana yang Cocok untuk Rumah Kamu?

          in Architecture Lifestyle, Bahan Bangunan, Ecofriendly, GREEN, Green Product, Hobbies, INTERIOR, Lifestyle, PROMO, Tips

          Lantai engineered wood semakin populer di Indonesia karena lebih stabil dibandingkan…

          Lanjut
          by Ecohomes | 07/02/2026

          Daerah Rawan Gempa? Pemilihan Material Jadi Kunci Rumah Aman

          in Architecture Lifestyle, Arsitektur, Bahan Bangunan, Ecofriendly, GREEN, Green Building, Green Product, Lifestyle, Tips

          Membangun rumah di Indonesia tidak bisa dilepaskan dari risiko gempa bumi.…

          Lanjut
          by Ecohomes | 07/02/2026

          Rumah Modular dan Prefabrikasi: Solusi Hunian Tahan Gempa di Indonesia

          in Architecture Lifestyle, Arsitektur, Bahan Bangunan, Ecofriendly, GREEN, Green Building, Green Product, Lifestyle, Tips

          Indonesia sebagai negara rawan gempa menuntut pendekatan baru dalam membangun hunian.…

          Lanjut
          by Ecohomes | 10/01/2026

          Cuaca Makin Panas? Ini Furnitur Yang Bikin Rumah Tetap Sejuk

          in Architecture Lifestyle, Ecofriendly, GREEN, Green Building, Green Product, Hobbies, INTERIOR, Lifestyle, Tips

          Cuaca panas ekstrem yang belakangan ini sering viral di Indonesia membuat…

          Lanjut
          by Ecohomes | 10/01/2026

          Simple Woodworking DIY yang Lagi Viral untuk Interior Rumah Estetik & Fungsional

          in Architecture Lifestyle, Bahan Bangunan, Ecofriendly, GREEN, Green Building, Green Product, Hobbies, INTERIOR, Lifestyle, Tips

          Tren simple woodworking DIY kembali viral di media sosial, terutama di…

          Lanjut
          by Ecohomes | 10/01/2026

          Material Rumah Tropis Modern yang Awet & Hemat Biaya, Pilihan Favorit Saat Ini!

          in Architecture Lifestyle, Arsitektur, Bahan Bangunan, Ecofriendly, GREEN, Green Building, Green Product, Hobbies, INTERIOR, Lifestyle, Tips

          Banyak rumah tropis modern terlihat mahal di awal, tapi justru boros…

          Lanjut
          by Ecohomes | 10/01/2026

          Produk Ramah Lingkungan 2026: Material, Furnitur, dan Interior yang Berkelanjutan

          in Architecture Lifestyle, Arsitektur, Bahan Bangunan, Ecofriendly, GREEN, Green Building, Green Product, INTERIOR, Lifestyle, Tips

          Tren “beli sekali, pakai lama” kini semakin kuat di dunia bahan…

          Lanjut
          by Ecohomes | 13/12/2025

          RPC: Beton Masa Depan yang Lebih Kuat, Lebih Tipis, dan Lebih Efisien

          in Arsitektur, Bahan Bangunan, Ecofriendly, GREEN, Green Building, Green Product, Tips

          Reactive Powder Concrete (RPC) atau Ultra-High-Performance Concrete (UHPC) menjadi salah satu…

          Lanjut
          by Ecohomes | 06/12/2025

          CLT: Teknologi Kayu Modern yang Mengubah Industri Konstruksi Dunia

          in Arsitektur, Bahan Bangunan, Ecofriendly, GREEN, Green Building, Green Product, Tips

          Cross-Laminated Timber (CLT) kini menjadi primadona di Eropa, Amerika, dan Jepang…

          Lanjut
          by Ecohomes | 06/12/2025

          Hempcrete: Material Ramah Lingkungan yang Mulai Menguasai Eropa, Indonesia Siapkah Mengadopsinya?

          in Bahan Bangunan, Ecofriendly, GREEN, Green Building, Green Product, Tips

          Hempcrete, campuran serat hemp dan kapur, menjadi salah satu material paling…

          Lanjut

          Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

          Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

          Layanan Pelanggan

          • Konfirmasi Pembayaran
          • FAQ – Pengguna
          • Syarat & Ketentuan Pengguna
          • Hubungi kami

          Tentang kami

          • Tentang Ecohomes
          • Tentang AZ Group
          • Karir

          Follow Us

          Copyright © 2021 Ecohomes.id. All Rights Reserved.

          • Terms Of Use
          • Privacy Policy
          Social Media
          ✕